Jakarta, Salah satu alasan mengapa seseorang enggan untuk melakukan tes human immunodeficiency virus (HIV) adalah karena takut. Ada kekhawatiran bila memang positif, maka akan bertambah beban masalah yang harus dipikirkan. Terlebih ada stigma di masyarakat.

Karena HIV belum bisa disembuhkan, banyak orang ketakutan bila sampai dirinya terjangkit. Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Profesor Dr dr Samsuridjal Djauzi, SpPD, KAI, mengatakan tak perlu terlalu khawatir terhadap HIV karena bila ditangani maka tak ada bedanya dengan orang sehat.

“Banyak yang bertanya ‘kalau saya kena HIV bisa hidup sampai kapan?’ Jawabannya saat ini kita bisa bilang bahwa orang dengan HIV usia harapan hidupnya bisa sama dengan orang sehat,” kata dr Samsuridjal ketika memberikan seminar HIV di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Jumat (27/11/2015).

Hal tersebut bisa tercapai karena adanya pemberian obat anti retroviral virus (ARV) yang bisa menekan HIV. Bila obat dikonsumsi secara teratur maka virus dalam seorang pengidap bisa tak terdeteksi lagi.

Baca juga: Ini Pentingnya Pendampingan Bagi Ibu Hamil yang Mengonsumsi ARV

Di Indonesia diperkirakan oleh Kementerian Kesehatan ada sekitar 600 orang dengan HIV AIDS (ODHA) atau 0,41 persen dari populasi. Namun demikian yang baru teridentifikasi baru 200 ribu orang dan yang mendapat obat hanya 51.300 orang.

dr Samsuridjal mengatakan masih minimnya pengidap yang terdeteksi dan mendapat obat adalah sebuah pekerjaan rumah (PR) untuk semua pihak. Pemerintah dan tenaga profesional harus semakin memperluas jangkauan deteksi dan masyarakat juga bisa mulai membuka diri dan hilangkan stigma.

“Kalau minum obat angka kematian menurun tajam, usia harapan hidup mendekati populasi non-HIV, bisa menikah dan punya anak tanpa menularkan, serta dapat hidup produktif jika mendapat kesempatan. Sekarang ini ODHA meninggal bukan karena penyakitnya tetapi lebih banyak karena jantung, liver, kanker, dan masalah pernapasan,” pungkas dr Samsuridjal.

Baca juga: Klinik Berbasis Masyarakat Bantu Tekan Angka Lost to Follow Up pada ODHA.

Sumber: health.detik.com.

You may also like

77 Response Comments

  • Dape  20 December, 2015 at 7:33 pm

    Bagaimana cara menangani orang yang sudah Positif HIV?

    Reply
    • GueBisa  21 December, 2015 at 4:39 pm

      Halo Dape,

      Cara menangani orang yang sudah positif ODHA bisa kamu baca di lengkap di bagian “Baru Tahu Status?”. Disitu kamu bisa pelajari gimana harus bersikap & bertindak setelah didiagnosis positif HIV, dan langkah-langkah selanjutnya.

      Kalau ada pertanyaan terkait medis atau pengobatan, sila tanya di bagian “Dokter Gue” ya.

      Salam!

      Reply
      • Resya  24 May, 2018 at 12:12 pm

        Hallo mau tanya komunitas odha di tangerang selatan ada gak ya? Saya beru tau saya odha, tapi ternyata saya sudah parah.

        Reply
        • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:29 pm

          ada, silakan hubungi 081296759913 nanti diarahkan

          Reply
  • Dape  22 December, 2015 at 11:32 pm

    Makasih infonya… kalian sangat membantu… ini buat org2 yg sdh positive HIV… sy akan memberikan kabar baik ini dan membantu mereka

    Reply
    • GueBisa  23 December, 2015 at 12:30 am

      Hai Dape,

      Terima kasih banyak compliment-nya. Kita memang tujuannya membantu teman-teman yang positif HIV untuk bisa dapat informasi dan dukungan yang tepat. Mohon dibantu untuk mengenalkan GueBisa.org ke teman-teman yang mungkin membutuhkan ya.

      Semoga sehat selalu.

      Reply
    • nara  12 February, 2017 at 5:24 pm

      hay

      Reply
      • Adi  15 February, 2018 at 6:32 pm

        Bayak temen kita yg sdh terkena hiv, tapi yg belum sadar masih byk, utk menyebarkan ke org lain, g pingin ada organisasi membuat gebrakan film tentang hiv yg mana sipenderita harus sadar cara menanganinya dan jgn samapai menularkan ke org lain,. Film di sini kebayakan tentang cibta dan perebutan harta yg hubungan dgn kesehatan masih kurang.

        Reply
  • Zahra  23 May, 2016 at 10:17 am

    Admin,mau tanya donk klo komunitas odha di jogja dmn ya?makasih

    Reply
    • GueBisa  30 May, 2016 at 11:22 pm

      Halo Zahra,

      Untuk info komunitas Odha di Jogja, silahkan kontak teman kita March di sini ya:
      No Tlp/WA: 089672338809
      Pin BB: 51971F67

      Salam,
      Gue Bisa

      Reply
      • andre  29 June, 2016 at 3:08 pm

        kalau jakarta barat khususnya kalideres dimana ya?

        Reply
        • GueBisa  3 July, 2016 at 8:20 pm

          Halo Andre, sudah kita jawab di comment sebelumnya ya.

          Salam, Gue Bisa

          Reply
  • andre  29 June, 2016 at 3:07 pm

    saya mau tanya kakak saya sudah setahun minum ARV tapi kenapa masih sering mual dan pusing? apalagi kalau sarapan selalu pengen muntah.kami tinggal di kalideres, dimana tempat LSM disekitar kalideres yg membantu masalah HIV?
    makasih

    Reply
    • GueBisa  3 July, 2016 at 8:19 pm

      Halo Andre,

      Pada beberapa orang, efek sammping mual dan muntah serta pusing memang berlangsung bisa lebih lama. Tetapi perlu juga dicari penyebab mual lainnya seperti apa mungkin kamu punya penyakit maag juga, karena gejalanya juga sama seperti yang kamu sebutkan tadi.
      Pengalaman teman sesama ODHA yang pernah juga kena maag, minum jus bengkuang murni (tanpa susu dan gula) juga bisa membantu mengurangi gejala maag. Kalau memang kamu ternyata ada maag, bisa juga disertai dengan minum obat maag. Tetapi sebaiknya dikonsultasikan ini ke dokter kamu juga saat mengambil ARV, mungkin bisa diatasi dengan mengatur waktu minum obat kamu, atau barangkali juga ada pemeriksaan yang perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab mual & pusing kamu yang terus berlanjut.

      Untuk kontak di wilayah Jakarta Barat, bisa coba kontak teman-teman kita yang ada di link ini ya:
      http://guebisa.org/teman-teman-gue/buddies/#jakarta-barat

      Salam,
      Gue Bisa

      Reply
  • Dika putra  24 October, 2016 at 9:41 am

    Knpa setelah minum ARV badan gw selalu lemes dan nafsu makan kurang?sehingga berat badan gw turun drastis,so gw stop ARV dan beralih ke herbal..takut juga sama efek samping ARV dlm jangka panjang..tp semua gw serahin ke Tuhan..

    Reply
    • GueBisa  19 December, 2016 at 1:07 pm

      Hallo Dika,

      Disaat kita memulai ARV, efek samping seperti yang kamu rasakan juga dirasakan oleh beberapa Odha lain. Ini efek samping ARV yang umum dirasakan dan bersifat sementara dan akan membaik bahkan hilang. Walaupun terkadang efek samping bisa menganggu dan membuat tidak nyaman, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter, untuk efek samping yang berat dokter akan memberikan obat dan penananganan yang tepat sesuai dengan keluhan yang kamu rasakan. Setiap obat ada efek sampingnya dan efek samping jangka panjang ARV bisa dicegah atau diminimalisir dampaknya. Keputusan kamu untuk berhenti ARV sangat disayangkan sekali tetapi untuk efektifitas ARV diperlukan komitmen kepatuhan terhadap ARV. Kepatuhan ARV itu antara lain tepat waktu dan diminum seumur hidup. Semoga kita semua selalu sehat ya…

      Salam,
      Gue Bisa

      Reply
  • luky  29 October, 2016 at 9:04 pm

    Dok mau nanya klo di malang klo mw test di rs mana dok

    Reply
    • GueBisa  19 December, 2016 at 1:18 pm

      Hallo Luky,

      Rs di Malang yang melayani tes HIV dapat di akses di Rumah Sakit Islam (RSI), Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Rumah Sakit Universitas Islam Malang (UNISMA) dan Rumah Sakit Soepraoen.

      Salam,
      Gue Bisa

      Reply
  • ari  7 January, 2017 at 11:43 am

    siang min saya mau tanya klau setelah prlaku berisiko melakukan test hiv stelah 4 bulan prilaku ,,hsil ya negatif apa sudah dinyatakan. negatif apa masih bisa 6 bulan setelah prilaku dinyatakan positif ,, saya juga mau tanya min pengLaman kalian yang sudah positif kapan kalian test hiv dan kapan terakhir prilaku berisiko ,, saya merasa takut min saya sudah sadar atas perbuatan saya ,, terima kasih min

    Reply
    • GueBisa Admin  10 January, 2017 at 10:21 am

      Selamat Pagi Ari,

      Sebenarnya Masa jendela (window period) berbeda-beda, tergantung pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Setahu saya apabila loe sudah melakukan tes HIV di bulan ke-4 dengan hasil non reaktif, kemungkinan kecil Loe tertular akan tetapi Loe harus tes berkala dibulan ke-7. Pertahankan supaya tetap non reaktif dan apabila Loe positif tidak perlu takut dan khawatir karena HIV sekarang bisa dikendalikan, Loe bisa liat/baca pegalaman teman-teman ODHA diweb ini untuk masalah pengalaman teman-teman yang kembali sehat.

      Terima kasih
      Salam
      Guebisa

      Reply
  • Hardi  29 January, 2017 at 12:50 am

    Hi team admin

    Saya khawatir terkena hiv, soalnya beberapa saat trakhir sya berprilaku LSL,
    Dan partner saya di vonis hiv reaktif
    Apakah alat test yg dijual online akurasinya sama dengan test vct di puskesmas atau rs?
    Rasa masih ingin bekeluarga (bukan didasari norma atau keharusan dalam agama) tetapi saya memang ingin bekeluarga dan punya keturunan.
    Tetapi saya tidak ingin membohoni pasangang dan saya putuskan utk mencari pasangan yg sesama penderita (jika saya positiv HIV, semoga tidak) pertanyaannya apakah mungkin saya punya keturunan normal?
    Terakhir, adakah komunitas penderita hiv di batam?
    Trimakasih sebelumnya

    Reply
    • GueBisa Admin  30 January, 2017 at 10:56 am

      Hi Hardi,
      untuk memastikan status kesehatan HIV positif atau tidak alangkah lebih baik kamu datang langsung ke fasilitas layanan kesehatan, kenapa? karena jika datang kelayanan kesehatan kamu akan diberikan informasi terkait kesehatan HIV yang jelas dan hasilnya akurat dibandingkan kamu melakukan tes HIV sendiri dengan cara membeli alat tes HIV di online (untuk hasil validitasnya dari hasilnya masih pertanyakan kembali sama dokter ahli). Dan apabila kamu positif (semoga tidak) untuk mempunyai anak bisa saja seperti pasangan lain tidak melihat kamu positif atau negatif akan tetapi untuk yang pasangan positif harus mengikuti program yang dianjurkan (selanjutnya bisa tanya langsung ke layanan yang ada penanganan HIV). Untuk komunitas atau KDS (kelompok dukungan sebaya) daerah Batam ada, kamu boleh tanya kesalah satu nomor yang tertera di website. Terima kasih

      salam,
      Guebisa

      Reply
      • Rism  17 September, 2019 at 12:58 pm

        Kalo di garut ada gak buat tes hiv

        Reply
        • guebisa 19  24 September, 2019 at 11:52 am

          Ada, bisa ke RSUD Garut atau puskesmas kecamatan terdekat.

          Reply
  • Rizki  3 February, 2017 at 5:53 pm

    Gan gue mau curhat tapi no telfonnya gaada yang bisa gue hubungin gan

    Reply
    • GueBisa Admin  6 February, 2017 at 12:33 pm

      masa sih bro, HP gue aktif terus kok

      Reply
    • nara  8 February, 2017 at 4:57 pm

      bro sam gw aja ni bbm w 2bb615cb

      Reply
  • nara  8 February, 2017 at 4:55 pm

    hay semua nya aku saat ini bingung mau arv atau tidak cd4 saya 536 silahkan yang mau berteman dengan ku di pin bb 2bb615cb
    yang blm dan sesudah arv bagi pengalaman nya donk

    Reply
  • iman  29 April, 2017 at 11:38 pm

    Hi..
    Sy mau cerita yg saya alami skrg, posisi sy skrg ada di afrika, 1 bulan yg lalu tepatny tgl 10 maret sy berhubungan badan (maaf) dgn teman yg blm lama saya kenal disini memang waktu itu saya pakai kondom tapi ternyata kondom yg saya pakai itu sobek, satu minggu kemudian saya mengalami flu dan ada sariawan di mulut saya, dan sekarang muncul bercak merah di sekitar leher dan punggung sy serta ada pembengkakan kelenjar getah bening di leher, sy bingung sy gelisah tidur ga pernah nyenyak, saya pengen tes tapi tidak tahu tempat-tempat yg menyediakan vct di negara ini, kalau memang sya hiv positif (semoga saja tidak) apa yg harus saya lakukan pertama kali ? Adakah org yg mau membimbing sy untuk supaya tetap sehat?
    Trmkasih.

    Reply
    • GueBisa Admin  2 May, 2017 at 5:37 pm

      Hi Iman,

      hal yang pertama loe lakuin adalah pergi kelayanan yang ada pelanan untuk HIV dan bersikap tenang, nah apalagi ada timbul kelenjar getah bening sangat disarankan untuk konsultasi dengan dokter. cari tau informasi disana untuk layanan HIV. Terima kasih

      salam,

      Guebisa

      Reply
  • irwan  13 May, 2017 at 9:30 pm

    Min, kelenjar getah bening ny itu sakit atau tidak,,dan berpa hari demamny hiv

    Reply
    • GueBisa Admin  15 May, 2017 at 11:59 am

      Hallo irwan,

      untuk Kelenjar Getah Bening akan terasa sakit apabila terjadi peradangan atau terjadi pembengkakan besar dan bisa mengakibatkan demam, untuk masalah demam yang berasal dari gejala HIV itu bisa diobati. untuk lebih jelas bisa add nomor WA yang ada diwebsite ya, terima kasih.

      salam,

      Guebisa

      Reply
  • Slamet hariyono  29 July, 2017 at 11:19 am

    Saya mengalami hal yang terasa aneh pada diri saya antara lain gampang sariawan dan sendi sendi saya panas apakah kira kira saya terinfeksi hiv. Karna saya begitu takut untuk memeriksakan.. Saran dokter soh untuk tes dulu.. Dan kalau memang terbukti terjangkit apakah obat hrv yg di berikan gratis. Atau saya dimana bisa membelinya. Untuk mencobanya
    Yerima kasih atas tangapanya

    Reply
    • GueBisa Admin  31 July, 2017 at 10:24 am

      Selamat Pagi Slmaet Hariyono,

      Untuk HIV tidak bisa dikira-kira, untuk lebih pastinya loe harus melakukan tes HIV dan untuk ARV selama ini gratis. Tidak usah takut untuk memeriksakan kesehatan diri loe sendiri, tau lebih dini lebih baik dan belum tentu juga loe positif HIV toh. Kalahkan rasa takut loe ya

      salam,
      GuebisaF

      Reply
  • doges  21 November, 2017 at 2:04 pm

    Salam kenal,kalau untuk wilayah garut ada ga,kalau ada saya minta nomernya,pliss

    Reply
    • GueBisa Admin  22 November, 2017 at 10:46 am

      hai Doges’

      salam kenal juga, untuk daerah Garut loe bisa menghubungi Kang Denny 082315578400, semoga membantu. Terima kasih

      salam,
      guebisa

      Reply
      • deanz  18 July, 2018 at 9:16 pm

        komunitas ODHA di bandung ada gak

        Reply
        • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:28 pm

          ada, silakan hubungi 081296759913

          Reply
      • Robi  19 July, 2018 at 10:19 pm

        Hai … gw baru d vonid hiv smntara gw bingung mau curhat k siapa blm.berani bilang keluarga .. gw tinggal d bandung adakah saran atau tanggapan

        Reply
        • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:28 pm

          halo kawan, silakan hubungi 081296759913 untuk bergabung dengan kelompok dukungan sebaya pengidap HIV lainnya.

          Reply
  • Hassan zaenudin  16 February, 2018 at 3:49 am

    add d group w.a pliss +6281297704928

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 6:25 pm

      ada silakan, 081296759913

      Reply
  • F  21 February, 2018 at 1:29 pm

    Saya mau bertanya bagaimana ya cara mengatasi efek samping arv terutama teler spt mabok dan mual ? Hal itu sangat menghambat saya jika lembur kantor. Terima kasih

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 6:26 pm

      Halo kawan,
      untuk pusingnya hindari makan malam berdekatan dengan jadwal minum obat, dan hindari makanan berlemak tinggi di malam hari.
      kalau lagi mual makan dikit dikit aja tapi sering, minumnya air hangat.
      SEmoga membantu

      Salam

      Reply
  • Indra Lesmana  28 February, 2018 at 5:57 am

    Min boleh minta contatc lembaga,organisasi atau kumpulan orang HIV di Jakarta timur sama di Bandung saat ini kondisi ngedrop banget ngerasa apa apa sendiri butuh penyuluhan sama informasi lebih banyak seputar HIV ini.

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 6:27 pm

      Silakan hubungi 81296759913 nanti akan diarahkan

      Reply
  • erlangga  28 February, 2018 at 6:04 pm

    Aku baru divonis sakit postf hiv tadi pagi bsok drujuk ke rsud stlh hasil postf dr puskesmas td. Entah apa yg hrs aq lakukan just need support aj buat tmn2 yg bru kna share donk pglmn klian ap yg klian lkuin

    Reply
  • Han  12 March, 2018 at 7:27 pm

    Boleh tanya klo untuk daerah Tegal apa ada LSM , sebetulnya apa sih HIV B20?

    Penanganan yg tepat dimana y

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:33 pm

      Untuk daerah Tegal bisa langsung ke RSUD kardinah, disana ada poli untuk pengobatan HIV nya.
      B20 itu adalah kode medik rumah sakit untuk menyebut penyakit yang berhubungan dengan HIV.

      Reply
  • Anugerah  30 March, 2018 at 6:58 am

    Untuk daerah Nias dimana ya saya bisa menemui komunitas odha, atau dmn saya bisa berbagi cerita. Terimakasih

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:32 pm

      Silakan hubungi 081296759913 nanti kami arahkan untuk saling berbagi dengan komunitas lainnya

      Reply
  • Nevi  13 April, 2018 at 7:06 pm

    Hai min .. Ada no hp or wa buat curhat

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:29 pm

      dengan senang hati, 081296759913

      Reply
  • Alan  22 July, 2018 at 5:46 pm

    Hallo.. saya baru saja test hiv dan hasilnya positif.. saya sudah 3 hari terapi arv.. jujur saja sampai skrng saya masih berfikir hidup saya sudah tidak brguna lagi.. rasanya sudah hancur masa depan saya.

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:27 pm

      Halo kawan,
      Saat ini orang yang hidup dengan HIV harapan hidupnya sama seperti orang tanpa HIV selama menjalani pengobatan ARV dan menerapkan pola hidup sehat. semangat terus kamu pasti bisa.tidak ada alasan berputus asa, ayo gabung kawan kawan sebaya lainnya untuk saling menguatkan.

      Reply
  • Romeo  24 September, 2018 at 4:24 pm

    Min…mau tnya…apakh brhubungn bdn dng org yg br hiv+ itu..lngsg tertular? Sy prnh melakukn ny 2 x… dithn 2016 bln maret..kemudian sy trs dithn 2016 bln juni..hsil ny negatif… tpi sy g mengalami gejala 2 hiv…ap sy tertular atau gk ya min…tolong dibantu…

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:26 pm

      Halo,
      HIV hanya bisa diketahui melalui tes darah untuk HIV,
      jangan berkiblat kepada gejala karena akan bingung sendiri karena gejala HIV gak ada yang spesifik.
      Silakan lakukan tes HIV.

      Reply
  • Didin  13 October, 2018 at 10:02 pm

    Salam kenal.. kalau daerah jaksel ada gak mas..

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:25 pm

      banyak sekali, silakan ke klinik globalindo setiabudi, puskesmas tebet, puskesmas pasar minggu, dll

      Reply
  • Ilham  17 October, 2018 at 6:24 am

    Kalo mau test di area lumajang jawa timur dmna ya

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:24 pm

      Silakan ke RSUd Haryoto Lumajang

      Reply
  • charles  20 October, 2018 at 4:07 pm

    Hallo admin, gmana caranya mendapatkan obat ARV admin mohon infonya’
    TRIMSSS ?

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:21 pm

      Halo, langsung mendatangi layanan ARV terdekat, sekarang ARv sudah ada hampir diseluruh kabupaten kota diseluruh Indonesia.

      Reply
  • Moch  23 October, 2018 at 5:43 am

    Info teman sebaya daerah Bogor dong min?

    Reply
    • guebisa 19  17 June, 2019 at 5:20 pm

      ini call center KDS kami, 081296759913 nanti akan diarahkan ke kawan KDS di bogor.

      Reply
  • Udo  28 February, 2019 at 9:03 pm

    Dari pernyataan prof Syamsu Rizal bahwa ODHA (rutin minum ARV) yg meninggal saat ini bukan disebabkan oleh HIV nya, melainkan penyakit jantung, liver, kanker atau infeksi pernapasan yg lain. Pertanyaan saya, ODHA yg rutin minumpun akankah masih rentan thd prnyakit degeneratif seperti diatas dikarenakan efek samping dari konsumsi ARV dalam jangka panjang? Mohon dapat dijelaskan dikarenakan yg saya tau bahwa HIV memang tidak mematikan, virus ini hanya berperan menurunkan CD4 saja sehilangga memberikan peluang penyakit lain untuk menyerang pertahanan sistem kekebalan tubuh manusia. Mohon pencerahaanya

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:04 pm

      Virus HIV nya sendiri memang dapat mengakibatkan peradangan pada tubuh ODHIV, nah peradangan inilah yang dapat memicu terjadinya penyakit degeneratif lebih cepat jika dibanding dengan orang tanpa HIV. namun penyakit degeneratif ini dapat ditunda dengan pola hidup sehat seperti konsumsi buah dan sayur setiap harinya, olaharaga 30 menit setiap hari meskipun cuma jalan kaki, dan stop rokok alkohol.

      Reply
  • Calvin  3 March, 2019 at 11:08 pm

    Komunitas odha utk sumatra utara dmn ya

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 2:59 pm

      Medan Plus, coba searching pasti ketemu dan silakan bergabung dengan kawan kawan disana.

      Reply
  • Berry  21 July, 2019 at 2:38 am

    Salam min…
    Saya pernah berhubungan dengan penderita HIV tanpa pengaman dan tanpa tau sebelumnya kalo dia HIV, baru dikasih tau sama yg bersangkutan beberapa bln kemudian, tapi saya rutin cek lab dan hasilnya selalu Non Reaktif, terakhir cek juli 2019 dan hasilnya Non Reaktif, apa yang harus saya lakukan min agar tidak tertular? Makasih min

    Reply
    • guebisa 19  22 July, 2019 at 10:23 am

      Saat ini pencegahan HIV bisa dilakukan dengan penggunaan kondom 100%, kurangi pasangan seksual juga mengurangi risiko terpapar HIV. penggunaan PrEP belum disediakan di Indonesia namun jika sulit konsisten kondom mungkin dapat mengakses ini diklinik swasta yang sudah ada layanan PrEP nya.

      Reply
      • junior  28 July, 2019 at 9:39 pm

        baru kemaren melakukan hubungan beresiko tanpa kondom
        apa bisa di cek sekarang tanpa menunggu 3 bulan setelah melakukan hubungan beresiko dengan tes hiv kalo kita beresiiko apa engga nya min ?
        1 lagi pertanyaan berapa % positiv terkena hiv jika kita melakukan hubungan beresiko memakai kondom

        Reply
        • guebisa 19  29 July, 2019 at 10:43 am

          Halo,

          Saat ini pemeriksaan HIV sebaiknya dilakukan 3 bulan pasca kegiatan berisiko karena tes antibodi HIV baru bisa mendeteksi paling lama 12 minggu atau 3 bulan. Pemeriksaan HIV dihari hari pertama pasca risiko tidak valid dan harus mengulang. Dan penggunaan kondom dapat mengurangi risiko terinfeksi HIV.

          Salam

          Reply
  • Wahyu  1 August, 2019 at 11:40 pm

    Halo saya ibu dri 2 orng anak seminggu yg lalu suami saya mrninggal karna hiv pisitif yg baru di ketahui 3 Hari sblm. Meninggal cd4 sisa 15 saja…sya bingung apa yg harus sya lakukan langkah2 pemeriksaan saya dan anak2 bisakah membantu saya

    Reply
    • guebisa 19  5 August, 2019 at 1:03 pm

      Halo bu,

      kami turut prihatin, ibu bisa langsung datang ke layanan HIV terdekat untuk melakukan pemeriksaan HIV, lebih baik ibu dulu, jika hasilnya negatif dan sudah lewat dari masa jendela berarti ibu negatif dan anak anak tidak perlu dilakukan pemeriksaan HIV, karena jika ibu negatif semua anak anaknya pasti HIV negatif. namun jika ibu terinfeksi HIV, anak anak disarankan untuk melakukan pemeriksaan HIV juga, jangan takut dan jangan khawatir, kemungkinan tidak terinfeksi masih ada bu. semoga hasilnya baik baik saja yaa..

      Salam
      Admin

      Reply
  • Angga  9 August, 2019 at 2:12 pm

    Mau nanya min
    Sy udh tes hiv 5 kali dalam rentang 10 bulan semenjak prilaku beresiko di dua puskesmas berbeda di bogor dengan semua hasilnya alhamdulilah NR menggunakan Sdbioline rapid tes.
    Nah yg jd pertanyaan knp sy selalu merasakan gejala nya ya min
    Terlebih udh 2 bulan lutut saya sakit dan kalo di pakai buat jalan itu kayak lemas dan berat gt.
    Apa sy perlu tes di prodia dgn generasi 4 metode cmia min?
    Menurut mimin gmn ya udah valid negatif belum sih?
    Sy ngelakuin itu cm sekali dan gak pernah ngelakuin lg karna takut,bahkan smp skrg aja msh ketakutan terus tiap hari depresi.

    Reply
    • guebisa 19  12 August, 2019 at 1:13 pm

      Hallo Angga,

      Hasil pemeriksaan HIV non reaktif setelah 3 bulan atau lebih pasca kegiatan risiko terakhir berarti kamu HIV Negatif.
      Terkait dengan gejala yang kamu rasakan mungkin faktor kesehatan lain, apakah sudah dikonsultasikan dengan dokter..??
      Dan kadang gejala semacam itu adalah karena faktor gangguan psikis yang berimbas kepada permasalahan fisik.

      Salam
      Admin

      Reply

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.