DENGAN STATUS ODHA BAGAIMANA POLA HIDUP YANG AKU JALANI SEKARANG?

 

Apakah dengan status ODHA kita akan terus-menerus galau? Depresi? Menutup diri? Stop untuk melakukan hal itu! Dengan status ODHA hidup harus berjalan, show must go on, istilah kerennya. Tapi bagimana pola hidup ODHA seharusnya? Tentang hal ini aku banyak melakukan konsultasi dengan dokter, orang yang ahli atau paham tentang HIV/AIDS dan ODHA yang punya pengalaman juga penting aku dengarkan nasihatya. Tidak kalah pentingnya aku juga searching di Internet tentang hal-hal yang berkenaan dengan pola hidup ODHA yang sehat dan membaca banyak buku tentang HIV/AIDS. Hal-hal yang didapat dari hasil searching di internet atau buku-buku yang kubaca biasa aku konsultasi atau aku tanyakan kembali ke dokter atau didiskusikan pada saat pertemuan KDS (Kelompok Dukungan Sebaya).

 

Selain minum ARV yang teratur, bagaimana pola makan yang aku jalani sekarang? Penting bagiku setiap hari untuk makan sayur-sayuran, buah-buahan selain makan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin. Semua harus mengandung nilai gizi yang cukup. Sore hari biasanya aku minum susu sapi murni. Susu mengandung yang protein yang berguna untuk memperkuat daya tahan tubuh. Mengurangi rasa mual karena efek obat ARV aku minum air perasan kunyit, ternyata memang kunyit sangat manjur untuk mengurangai rasa mual. Aku mengkonsumsi herbal , misal daun sambiloto untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran juga temulawak untuk kesehatan hati. Jika kamu ingin mencoba silahkan konsultasikan dulu ke dokter yang menangani, karena biasanya reaksi tubuh berbeda-beda terhadap herbal. Hentikan pemakaian jika memang herbal tesebut mengganggu kinerja obat ARV dalam tubuh kamu.

 

Selain pola makan yang baik, olah raga juga aku lakukan walaupun jalan-jalan kecil di pagi hari, kadang bermain badminton, olah raga yang aku lakukan tidak berat, karena aku harus mengukur sendiri kemampuan diriku. Istirahat yang cukup, tidak stress, ya semua yang terjadi pada diriku, aku syukuri, percaya bahwa ada rencana Tuhan yang baik pada diriku. Merokok sebaiknya ditinggalkan. Bukankah orang yang bukan ODHA juga dianjurkan untuk tidak merokok? Lebih baik jangan begadang, bukankah H. Rhoma Irama juga menganjurkan jangan begadang, kalau tidak ada artinya? Bagaimana dengan making love dengan pasangan atau swalayan (onani atau masturbasi) bolehkah? Kalau aku sendiri, aku melihat kemampuan diriku, dalam hal ini kitalah yang tahu seberapa sering kita dapat melakukannya.

 

Nah, inilah pola hidup yang aku jalani sebagai status ODHA, sejauh ini kondisiku baik, aku bahagia dengan apa adanya diriku.

You may also like

92 Response Comments

  • Erni Ismail  25 March, 2017 at 5:55 pm

    Hay semua salam kenal. Tgl 15 fbruari 2017 gue baru tau klo gue HIV+..dan sdah sebulan aq konsumsi ARV tapi kok kepalaku ada tumbuh benjol benjol gitu kayak bisul dan parahnya lagi di selah payu dara dan di ketek ada benjolan juga dan rasanya sangat sakit.. Apa ini efek samping dari ARV ya ??

    Reply
    • GueBisa Admin  27 March, 2017 at 9:58 am

      Hai Erni,

      terima kasih sudah berkunjung dan bertanya diwebsite guebisa, untuk masalah keluhan yang ada Loe bisa langsung konsultasikan dengan dokter yang nanganin Loe karena supaya jelas secara fisik. Efek samping ARV bisa berbeda-beda terhadap tiap orang, segera konsultasikan dengan dokternya ya.

      salam,

      guebisa

      Reply
      • andy  20 June, 2017 at 12:14 pm

        semangat ya erni

        Reply
    • Aan  4 April, 2017 at 3:56 pm

      Semangat ya erni

      Reply
  • Anto  7 April, 2017 at 12:02 am

    Halllo ini hari ke 3saya minum arv .
    Tdi saya sesak nafas n muntah .apakah abis minum arv walaupun mual gak blh muntah yah

    Reply
    • GueBisa Admin  7 April, 2017 at 1:02 pm

      Hi Anto,

      semangat ya buat terapi ARV-nya, untuk rasa mual wajar itu salah satu efek samping dari ARV-nya sendiri akan tetapi kalo Loe mau muntah ya silahkan muntah aja ga usah ditahan tapi nanti bisa dilihat muntahannya apakah masih ada obat yang masih utuh atau tidak, selalu konsultasikan dengan dokternya ya Anto. Terima kasih

      salam,

      Guebisa

      Reply
      • Yulianita  1 January, 2018 at 9:23 pm

        Salam kenal,
        Saya butuh konsultasi lbh dalam mengenai HIV pada bayi. Krna saya baru didiagnosis +hiv awal november & lgsg dirawar krna cd4 saya 17. Sdangkan saya bru brhenti mnyusui anak saya yg msh 1 thn stlh saya tau klo saya +hiv. CD4 anak saya 34. Saya ga tega tiap liht dia nangis gamau minum arv. What should I do? Could someone help me? From Malang.

        Reply
        • GueBisa Admin  8 January, 2018 at 1:21 pm

          salam kenal juga yulianita,

          semoga sehat selalu mbak dan bayinya, untuk konsultasi bisa hubungi nomor berikut +62 812-7594-7607, nanti akan diarahkan apabila membutuhkan pendampingan dikota Malang. apa yang harus mbak lakukan? jawabannya adalah konsultasikan dengan dokternya supaya lebih jelas. Tetap semangat untuk sehat dan terima kasih.

          salam,
          Guebisa

          Reply
      • Safril  1 January, 2019 at 10:52 am

        Mbk gmn cr brgbung k group

        Reply
        • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:10 pm

          Silakan hubungi 081296759913

          Reply
  • Santana  28 April, 2017 at 4:41 am

    Hello guebisa.org.
    Hari ini gw br tau kl gw kena HIV/AIDS.
    Slama ini gw melakukan pengobatan paru.udh 7bln. Gw ngga periksa HIV krn ngga curiga penyakit ini bakal singgah d gw. Ternyata CD4 udh 15.
    Apa yang harus gw lakukan?
    Bagaimana dengan saudara2 serumah?

    Reply
    • GueBisa Admin  28 April, 2017 at 4:30 pm

      Hello Santana,

      terima kasih sudah berkunjung diwebsite guebisa, yang yang Loe lakuin adalah bersikap tenang dan kalau loe butuh teman share terkait kesehatan. Loe bisa share langsung dengan admin (nomor terterat diwebsite) atau loe mau bertemu dengan pendamping sebaya (loe bisa kliik dilaman “teman-teman Gue”) yang ada didaerah dimana loe tinggal bertemu secara langsung. Untuk masalah loe tinggal satu rumah dengan keluarga, loe tidak usah khawatir karena HIV tidak segampang yang loe kira penularannya, jalani pola hidup yang benar, terapi yang benar dan selalu konsultasikan dengan dokter dimana tempat loe akses layanan kesehatan. Semangat untuk sehat ya.

      salam,

      Guebisa

      Reply
  • yogis  1 May, 2017 at 10:22 am

    Mau tanya dok
    Saya melakukan sex brisiko bulan ini.. Sblum bulan ini hsil ny non reaktif… Tapi saya kena tbc dan mengalami gejala kena virus hiv.. Yang mau saya tanyakan dok apakh odha mengalami io diawal terkena virus..? Sebelum masa 3 tahun keatas.. F

    Reply
    • GueBisa Admin  2 May, 2017 at 12:47 pm

      Hai Yogis,

      Virus HIV pada tiap orang berbeda-beda, ada IO yang timbul diawal atau tidak ada sama sekali. Disarankan tes secara berkala ya.

      salam,

      Guebisa

      Reply
  • Rini  1 May, 2017 at 11:03 pm

    Hai saya mau taya….saya diyatakan positif waktu 2013 lalu waktu itu saya sempet konseling ke vct dan disarankan minum arv ..3bulan saya patuh minum arv tpi karna saya pindah kota saya berhenti meminumnya …dan skrg saya ingin kembali minum arv….yg bikin saya cemas takutnya arv yg saya minum skrg ..retensi buat saya gmna cara mengatasi rasa cemas saya ini…tlg pencerahannya…trimksih sblmnya☺☺☺

    Reply
    • GueBisa Admin  2 May, 2017 at 12:45 pm

      Hai Rini,

      segera datangi layanan rumah sakit dan lakukan pengobatan kembali, jangan terlalu cemas terkait resistensi. Konsultasikan dengan dokternya apa yang harus dilakukan. Terima kasih

      salam,

      Guebisa

      Reply
      • Rini  3 May, 2017 at 1:54 pm

        Skrg saya dah minum arv lagi skrg dr nyaranin minum duviral 1 pgi dan mlm bru duvi+nevi untuk jgka 2minggu..klo dah lewat 2 minggu bru pgi duvi+nevi dua2nya diminum …!!saya mau taya apakah bener minumnya aturannya gtu….dulu saya pernah minum arv gk mual2 …tpi skrg setiap nelen obat selalu mual..ingin muntah..apa itu gejala yg bahaya..dok..!!!

        Reply
        • GueBisa Admin  8 May, 2017 at 9:33 am

          Hai Rini,
          Kenapa dokter yang meangani Loe nagsih dosis begitu pasti punya alsan sendiri dan dipertanggung jawabkan, dengan dokter memberikan dosis seperti itu untuk mengukur apakah ada kecocokan ARV dengan tubuh Loe dan untuk mual itu sifatnya sementara dan tidak berbahaya akan tetapi selalu konsultasikan dengan dokter yang menangani Loe. Semangat terapinya jangan sampai putus, terima kasih.

          salam,

          Guebisa

          Reply
  • Bintang  18 May, 2017 at 6:00 am

    Hai, saya sudah 2 minggu jalani ARV, dikasih sama dokter yang Lamivudine dan Zidovudine 2x sehari dan Efavirenz 1x sehari. Untuk efek samping yg obat 2x sehari tidak ada tapi yg Efavirenz memang seminggu pertama mual2 terus. Setelah minum secara teratur sekarang keduanya sudah biasa dan tidak terlalu terasa efeknya.

    Tapi saat ini saya terkena influenza dan dari dokter disarankan jangan konsumsi obat flu terlebih dahulu macam decolgen/ultraflu. Apa ada yang punya pengalamanan serupa bagaimana atasi masalah serupa? Terima kasih.

    Reply
    • GueBisa Admin  19 May, 2017 at 8:36 am

      Hai Bintang,

      semangat buat jalani terapinya ya, flu bisa menyerang siapa saja dan untuk masalah obat harus selalu dikonsultasikan dengan dokternya. perbanyak istirahat dan minum air putih ya, pengamalan Gue jika terkena flu biasanya tidak masalah konsumsi obat flu nah balik lagi apapun obat yang konsumsi selain ARV sebaiknya konsultasikan dengan dokter yang nangani Loe ya. Terima kasih

      salam,

      Guebisa

      Reply
    • Dimas  10 June, 2017 at 5:33 am

      Hi dok. Saat ini saya merasa lemah. Mual, tidak nafsu Makan, muncul sariawan, sering berkeringat malam. Apakah sudah terkena hiv dok? Saya tidak tahan dengan keringat berlebih malam hari

      Reply
      • GueBisa Admin  15 June, 2017 at 10:55 am

        Hai Dimas,

        Untuk memastikan apakah kamu Positif HIV atau tidak hanya bisa dilakukan dengan pemeriksaan HIV tidak bisa dikira-kira dengan gejala, akan tetapi untuk keringat malam itu bisa jadi gejala TB. Segera lakukan pemeriksaan tes HIV dan TB untuk memastikan status kesehatan kamu. Terima kasih

        salam,
        guebisa

        Reply
  • Irvan  18 May, 2017 at 11:50 am

    Saya minum ARV sudah hampir sebulan. Kombinasinya adalah Duviral pagi & Duviral Efavirenz Malam. Nah, waktu ambil obat untuk kedua kalinya kok farmasi RS kehabisan stock Efavirenz. Saya JD agak panik. Saya datang ke dokternya lagi, dicarikan konselor vctnya, katanya belum ada, nunggu kiriman dari Dinas Kesehatan. Jadi, saya harus nunggu hampir seminggu buat Efavirenz nya, kata konselor diminum dulu yg sudah ada, Duviral tuh, gitu. Ya, sudah kalau begitu.

    Reply
    • GueBisa Admin  18 May, 2017 at 1:00 pm

      Hai Irvan,

      ikuti saja apa yang dokter loe bilang, tidak usah panik dan dimohon itu kejadian dikota mana? supaya saya bisa follow up. terima kasih.

      salam,
      GUebisa

      Reply
    • Muza  23 February, 2019 at 2:34 pm

      Hai irvan salam salam kenal
      Untuk jenis obat arv yg kmu minum sama dngn saya.
      Sya ingin menanyakan apa efek samping yg kamu rasakan??
      Terimakasih

      Reply
  • Aldi  9 June, 2017 at 4:48 am

    Hai Dok
    Bisa tanya tanya sedikit dok?
    Berapa lama virus HIV bertahan diluar tubuh manusia?

    Reply
    • GueBisa Admin  9 June, 2017 at 3:06 pm

      Hai Aldi,

      Terima kasih untuk bertanya dan saya akan coba menjawab dari pertanyaannya, untuk brapa lama virus bertahan lama diluar tubuh hitungannya sangat cepat bisa dihitung detik karena Virus HIV perlu di hidup di sel CD4 dalam darah nah kalo virus berada diluar tubuh pasti akan segera mati terkecuali apabila darah berada dalam jarum suntik itu bisa agak lama. Semoga tidak cukup puas dengan jawabannya kalau mau lebih jelas bisa tanya langsung melalui WA yang ada diwebsite.

      salam,

      Guebisa

      Reply
  • Satria  20 June, 2017 at 9:25 am

    saya positiv hiv dan saya baru tau awal june 2017, dengan cd4 110. sudah mulai konsumsi arv lebih dr 2 mggu. kira2 brp lama ya agar berat badan saya naik dan tampak normal kembali. karena efek arv agak susah tidur boleh gak kita minum pil tidur dgn dosis sedikit ?

    Reply
    • GueBisa Admin  20 June, 2017 at 4:33 pm

      Hello Saria,

      semangat buat terapinya supaya berat badan normal lagi dan bisa bugar kembali tergantung pola hidup sehat loe, tidak disarankan meminum obat tidur. susah tidur kemungkinan dari pikiran loe yang masih ga tenang atau berlanjut loe bisa konsultasikan dengan dokternya. terima kasih

      salam,
      guebisa

      Reply
  • baderul mustofa  21 June, 2017 at 8:51 am

    saya mustofa, di jkt. baru kemarin lusa, tahu kalau gw positif minum obat contramoxazole baru aja diminum..
    dulu saya cuek bnget dengan vct, bener2 gak bisa kendalikan nafsu, sekarang sdh terjadi. klo gw mikir kedepan, pasti saya bakal bingung. awal mula gw tes vct, krn temen gw ada yg terindikasi positif, dan sakitnya kompilasi. dari itu gw nekat. ternyata positif.alhamdulillah ada bpjs.

    Reply
  • andi  24 June, 2017 at 12:12 pm

    Hai. W baru divonis hiv dengan cd4 222. Ikut terapi arv 3 hari. Efeknya sprt org mabuk dan tenggorokan kering.cm nafsu makan makin kuat.pertanyaan w apakah istri klo di tes negatif anak da pasti negatif y ??? Tq

    Reply
  • Hendrik  3 July, 2017 at 3:40 pm

    Saya Mau VCT tapi dokter di Rumah Sakitnya sering ga ada, saya berdomisili di Tarutung-Tapanuli Utara-Sumatera Utara. Mohon bantuannnya.

    Reply
  • Arul  6 August, 2017 at 10:28 am

    Mas mustofa, bs mnt WA buat share.saya juga hiv+ dan skrg msh minum kotramoxtazole.. minggu dpn dsuruh lab dan test arv.. ini wa saya 081232879788

    Reply
  • Jonjon  8 August, 2017 at 8:10 pm

    Saya baru test vct, cd4 dan vl kmrn
    Dan hasilnya + dengan cd4 437
    Dan vl nya masih terdeteksi dengan 4rbu skian
    Apa kah itu dapat menularkan k org dengan vl masih 4rbuan?
    Sya masih blm mengkonsumsi arv

    Reply
    • GueBisa Admin  9 August, 2017 at 11:24 am

      Selamat Pagi Jonjon,

      Loe jangan fokus untuk menularkan ke orang lain. Fokus segera terapi ARV, perlu Loe ingat bahwa Loe juga dapat ditularkan virus oleh orang lain.
      Loe juga harus ingat kembali bahwa penggunaan Kondom sangat penting untuk mencegah penularan HIV dan Infeksi Menular Seksual. Salah satu cara agar Loe tidak menularkan ke orang lain, Loe harus mengkonsumsi ARV karena ARV memiliki fungsi untuk menurunkan Jumlah Virus di dalam Tubuh. sSemoga membantu, Untuk lebih jelas konsultasikan dengan dokter yang nanganin loe ya, semangat buat sehat.

      salam,
      Guebisa

      Reply
  • marko  12 August, 2017 at 6:58 pm

    Hy dok,saya mau konsultasi,saya baru terdiagnosis HIV,3hari yg lalu,dan saya memutuskan keluar rsakit,soalnya dokternya ngak sopan menyampaikan bahwa saya positif HIV,tanpa sepengetahuan saya periksa HIV dan bgtu ada hasilnya tanpa konseling langsung mendatangi saya di kamar pasien dan mengatakan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium kamu positif HIV,saya skrg bingung menangis dan stress ingin rasanya mati,saya juga batuk,dan besok saya rencana periksa cd4 dan viraload,bgimana cara hadapi semua ini terutama keluarga besar,mohon dukungannya

    Reply
    • GueBisa Admin  15 August, 2017 at 2:24 pm

      Selamat siang Marko,

      menanggapi kasus yang loe alami di RS tersebut adalah hal yang wajar dan pihak RS pasti mempunyai alasan yang tepat untuk mengambil sample darah tanpa sepengetahuan pasien karena dengan alasan ada gejala klinis, gejala klinis yang mengarah ke HIV makanya dokter melakukan tes HIV-nya. Gue yakin pihak RS melakukan dengan prosedur yang ada, jadi loe ga usah panik dan stres. Untuk masalah keluarga terkait status Loe, bisa langsung konsultasi sama dokternya untuk mendapatkan informasi yang jelas dan benar. Apabila loe mau share atau butuh pendampingan, loe bisa add nomor WA yang tertera di website. Semoga membantu, semangat buat sehat.

      salam,

      Guebisa

      Reply
  • bim  16 August, 2017 at 9:59 pm

    Hy dok
    Saya baru terapi 3 Minggu plus minum antibiotik karena cd4 cuma 10. Saya juga sdng pengobatan tb. Sy takut kena komplikasi penyakit lainnya seperti toxo di otak dll Apa yg hrs saya lakukan?

    Reply
    • GueBisa Admin  21 August, 2017 at 9:36 am

      Hi Bim,

      Terima kasih sudah bertanya, saya coba jawab akan keakhawatiran kamu ya. Apa yang kamu lakukan sudah sangat benar yaitu melakukan terapi ARV, pengobatan TB dan pemberian antibiotik (mungkin kontrimoksazol bisa dibaca manfaatnya http://guebisa.org/mengenal-kotrimoksazol/). Yang kamu lakukan adalah patuh minum obat dan melakukan pola hidup sehat, apabila kamu butuh teman share via WA boleh add nomor yang tertera dalam website. Semangat unyuk sehat.

      salam,

      Guebisa

      Reply
  • kurnia  16 September, 2017 at 8:02 pm

    saya sdah terapi arv hampir 1tahun, dengan dosis FDC efa,lamivdn,tnfvr,
    saya akan mengikuti tes pekerjaan dan ada pengetesan urin, kalau hasil nya nanti positif – palsu apakah saya harus membuka status saya ? kalo di buka takut ga lolos tes nya, mohon pencerahan??

    Reply
  • Wahyudin  28 September, 2017 at 2:28 pm

    Hallo. Saya uj, tgl 11 agustus 2017 positif terinfeksi HIV. Pada saat itu peraasaan saya sangat sedih dan ini hukuman buat saya. Dan saya pun bingung bagaimana cara saya menyampaikan hal ini terhadap isteri saya, tetapi hal ini harus saya sampaikan. Kepada isteri, akhir malam hari saya memberanikan diri cerita ama isteri, saya berserta saling menangis dan berpelukan, sementara hidup harus terus berjalan alhamdulillah isteri saya menerima apa adanya saya, dan itu adalah semangat hidup buat saya. Akhirnya saya harus minum obat ARV seumur hidup. Dana sudah meminun obat berjalan 1 bulan setengah dan alhamdulillah saya tidak ada efek.

    Reply
    • GueBisa Admin  29 September, 2017 at 10:36 am

      Hai Mas Uj,

      Terima kasih sudah berbagi cerita, semangat terus untuk melakukan terapi ARV-nya dan selalu konsultasikan sama dokternya apabila ada keluhan ya. Apabila mas mau bertemu atau berkumpul dengan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) bisa cari tau didaerahnya atau mas bisa hubungi nomor WA yang tertera diwebsitenya. Terima kasih.

      salam,
      Guebisa

      Reply
  • Wahyudin  28 September, 2017 at 2:30 pm

    Hallo. Saya uj, tgl 11 agustus 2017 positif terinfeksi HIV. Pada saat itu peraasaan saya sangat sedih dan ini hukuman buat saya. Dan saya pun bingung bagaimana cara saya menyampaikan hal ini terhadap isteri saya, tetapi hal ini harus saya sampaikan. Kepada isteri, akhir malam hari saya memberanikan diri cerita ama isteri, saya berserta saling menangis dan berpelukan, sementara hidup harus terus berjalan alhamdulillah isteri saya menerima apa adanya saya, dan itu adalah semangat hidup buat saya. Akhirnya saya harus minum obat ARV seumur hidup. Dana sudah meminun obat berjalan 1 bulan setengah dan alhamdulillah saya tidak efek

    Reply
  • Zein  6 October, 2017 at 5:47 pm

    Gue udah 5 tahun jadi ODHA, yang namanya jatuh pasti gue alamin. Ngerasa terpuruk, ngerasa Tuhan nggak adil, dan ngerasa jadi manusia paling hina. Namun gue gak nyerah gitu aja, gue penguin ngebuktiin kalo gue juga bisa!. sekarang gue sedang menempuh S2 gue di Belanda, buat yang pengen tau cerita gue, ini gue baru nulis sedikit tentang pengalaman gue di
    https://www.wattpad.com/story/124815791-odha-berhak-bermimpi?utm_source=web&utm_medium=email&utm_content=share_myworks

    Reply
  • Kevin  10 October, 2017 at 10:11 am

    Mau tanya saya sudah rutin minum ARV selama 3 bulan ,mungkin tidak suatu saat nanti obat line 1yg kita minum menjadi resisten dan harus ke line 2?
    Dan obat ARV ini cepat lambat akan merusak hati,?
    Dan apa di perusahaan”besar yang ada medical chek up ada cek Hiv?
    Terimakasih

    Reply
    • GueBisa Admin  17 October, 2017 at 10:12 am

      Hai Kevin,

      pertahankan loe tetap dilini 1, untuk resistant bisa saja tergantung bagaimana loe konsumsi obatnya apakah bolong-bolong atau sering telat dan soal obat akan merusak hati bisa terjadi bisa diminimalisir dengan loe menjalani pola hidup sehat banyak minum air mineral dan olahraga, selalu konsultasikan dengan dokter yang nangani loe ya. semangat terus

      salam,
      guebisa

      Reply
  • Mika  15 October, 2017 at 6:06 pm

    Hi Laman Gue Bisa ,, saya mike dan baru cek status hiv saya positif (CD 4 < 150) tgl 7 okt 2017 dan disarankan utk minum cotrimoxazole (sejenis antibiotik kalau tdk salah) sblm memulai arv. Saat pertama kali minum arv efeknya kerasa banget, sakit kepala hebat, mual, ga bisa makan sama sekali dan keringet dingin, sempat kepikiran utk lgsg berhenti minum saat itu jg. Tapi saya bersyukur ada sahabat dan partner yg ttp menyemangati saya utk konsumsi arv dan sampai saat ini efeknya hanya pusing dipagi hari saja, saya tdk merasakan lg efek spt pertama kali konsumsi arv (semoga seterusnya). Saat ini saya malah merasa nafsu makan malah terus bertambah krn ga mau sampe jatuh sakit di RS.

    Reply
    • GueBisa Admin  17 October, 2017 at 10:16 am

      Hai Mika,

      Semangat terus ya, memang benar ODHA yang dengan CD4 dibawah 200 harus diberikan kotri banyak manfaat dari kotri (baca) http://guebisa.org/mengenal-kotrimoksazol/

      salam,
      guebisa

      Reply
  • Julian  18 October, 2017 at 6:11 am

    Hi, mau nanya dunk, saya positiv hiv dr februari 2017, sudah minum ARV juga, pas awal tau postif cd4 saya 36, trus bulan juli kemaren udH naik 200, tp kemaren tes darah turun lagi jadi 180, dan semalam saya lupa minum ARVnya karena ketiduran. Apakah cd4 memang suka naik turun?
    Trus kl sering telat minum obatnya gimana?

    Reply
    • GueBisa Admin  18 October, 2017 at 12:47 pm

      Hi julian,

      Mengenai jumlah CD4 pada setiap orang bisa turun naik tergantung sama kondisi tubuhnya, loe turun mungkin bisa jadi pas pemeriksaan sedang dalam keadaan kurang fit tapi jangan terlalu khawatir selama sehat-sehat saja dan selalu konsultasikan dengan dokternya ya. Jangan keseringan telat minum obat karena akan terjadi resistant obat, untuk lebih jelas loe bisa add nomor WA +62 812-9675-9913, semoga membantu.

      salam,
      guebisa

      Reply
      • Julian  18 October, 2017 at 8:32 pm

        Trimakasih banyak atas penjelasannya

        Reply
  • Lukito  11 November, 2017 at 7:20 am

    Saya terakhir melakukan perbuatan beresiko Mei 2016 dan sampai hari ini tidak pernah melakukan perbuatan beresiko. Tgl 3 Okt 2017 saya VCT di carolus Hasilnya Non reaktiv. Dokter nya bilang tidak perlu test lagi sejauh tidak melakukan perbuatan beresiko.
    Tgl 9 Okt 2017 saya ke dokter di rumah sakit yang berbeda. Saya cerita kalau pernah VCT dg metode rapid test lalu dia bilang jangan gunakan yang rapid tapi yang elisa.dan minta saya unt test elisa.
    Emang bisa berubah gitu hasilnya kalau kita menggunakan metode yang berbeda?
    Saya jadi bingung dan kuatir lagi. Mana yang jadi pegangan buat saya.
    Mohon solusi nya dokter

    Reply
    • GueBisa Admin  15 November, 2017 at 10:48 am

      selamat pagi Lukito,

      pertahankan supaya tetap negatif, sensifitas alat satu dengan lainnya sama. Mau rapid atau elisa sama saja cuma yang membedakan adlah metode tesnya karena kalau rapi itu ada 3 alat, alat pertama sensifitasnya sangat tinggi, alat kedua disebut determine HIV yang artinya alat ini khusus buat tes HIV, jadi kalau alat kedua positif identitas virusnya sudah kelihatan dan alat ketiga menjaring anti body. jadi kesimpulannya sama saja, keduanya bisa jadi pegangan dan elisa agak lebih mahal harganya. untuk lebih jelasnya bisa konsultasi dengan dokternya, terima kasih

      salam,

      guebisa

      Reply
  • Andrew  25 November, 2017 at 6:20 am

    Dear guebisa
    Feb 2016 bf gw test HIV+ tpi gk mo berobat, trus pernah kena HPV juga sblom jdian sm gw. Krn gw sayang bgt, gw tetep bfan sm dia dg kondom. Kemarin gw vct dan hasilny HIV+ dan Hep B aktif. CD4 gw 194. Gw lgsg akses ARV, dikasih Duviral + Neviral. Syukurlah hari prtama gw minum gak ada ES. Tpi gw jd takut ml lg sm dia wlopun pke kondom. Apkh kondom tuh gak jamin 100% penularan? Tolong sarannya pls. Tq”

    Reply
    • GueBisa Admin  25 November, 2017 at 10:21 am

      Dear Andrew,

      kondom dijamin 100 % akan tetapi apabila ada kerusakan kondom bisa jadi adanya penularan, disarankan pacarnya untuk segera terapi ARV. Tidak usah khawatir untuk ML dengan catatan selalu memakai kondom. Untuk share lebih lanjut bisa add nomor WA admin di 081296759913, semoga membantu.

      salam,
      guebisa

      Reply
  • joe  30 November, 2017 at 11:26 pm

    mau tanya nih, saya HIV + udah sekitar 4 bulan konsumsi ARV, saya punya bf, tapi saya tidak pernah melakukan anal sex, hanya sebatas ciuman dan oral,. ada kah kemungkinan bf saya terkena HIV, dan JIKA saya melakukan hubungan beresiko, tetapi saya sudah mengonsumsi ARV, masih ada kah kemungkinan bf saya tertular?? dan pernah bf saya tidak sengaja menelan darah saya, apakah darah yg masuk ke pencernaan bisa beresiko menularkan HIV?

    Reply
    • GueBisa Admin  8 December, 2017 at 10:32 am

      Hai joe,

      untuk memastikan pasagan kamu tertular atau tidak bisa dilakukan tes HIV, oral ada kemungkinan menularkan apabila ada luka disekitar mulut. kamu bisa liat video informasi terkait prinsep penularan HIV disini http://guebisa.org/prinsippenularanhiv/

      semoga membantu,

      salam,
      guebisa

      Reply
  • Fajar  2 December, 2017 at 11:35 am

    Halo, saya mau nanya. Saya sering bngt telat minum arv, 1-2 jam. Apakah akan resisten? Mksh

    Reply
    • GueBisa Admin  8 December, 2017 at 10:27 am

      Hai Fajar,

      resistant obat kan terjadi apabila pola minum yang tidak benar contohnya sering telat dan loe harus bisa liat seberapa sering kamu telat minum obat, konsultasikan dengan dokternya. Benerin kepatuhan minum obatnya ya, semangat

      salam,
      guebisa

      Reply
  • Mike  8 December, 2017 at 9:41 am

    Dear gue bisa,
    Gua baru test HIV personal kemaren.Shock hasilnya 1 strip pekat,1 strip samar samar.Apa bisa diartikan positif?
    Satu lagi mengenai tanggapan admin tentang blog Maha Star yang kontra terhadap pengobatan ARV dll

    Reply
    • GueBisa Admin  8 December, 2017 at 11:15 am

      Hallo Mike,

      terima kasih sudah bertanya dan gue coba menjawab terkait hasil yang loe bilang, 1 strip pekat dan 1 strip samar-samar berarti kalau dua alat bereaksi, bisa dibilang indeterminate hasil indeterminate artinya ada keraguan dari hasil test tersebut. Bisa karena dalam masa jendela. Jadi saran gue lakukan kembali test tersebut setelah 3 bulan dari aktivitas beresiko terakhir dengan menggunakan metode lain seperti rapid test. tanya dokternya langsung apa sebenarnya hasil “saya” kalau tidak yakin bisa lakukan ditempat lain dan mengenai “MAHA STAR” gue tidak mau berkomentar apa, pesan gue apabila positif HIV segera lakukan terapi ARV. semoga membantu.

      salam,
      guebisa

      Reply
  • Rina  22 February, 2018 at 5:03 am

    Dear gue bisa
    Gue dinyatakan Odha sejak 2005 dr suami yg sudah alm. Sampai dengan Sept 2017 gw baik2 aja tp pas tgl 25 sep 2017 batuk gw gk sembuh2 dok n dinyatakan infeksi tidak ktegori TB n sudah sehat n sudah 1 bln lebih saya konsumsi ARV 1 mggu pertama berat bgt tp skrng efeknya hanya mual aja. Dokter saya selalu memberikan antibiotik kontrimoksazol setiap berobat tp efek sampingnya kulit saya bengkak2 maka saya stop. Saya da bilang kedokternya tp dokternya selalu kasih antibiiotik terus yg menjdi pertanyaan kl tidak diminum antibiotiknya tidak apa2 kan dok??

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:40 pm

      Kotrimoksazol pada beberapa orang memang terkadang dapat mengalami alergi, seharusnya jika pasien punya riwayat alergi dengan kotrimoksazole ya dihentikan, tapi coba dikomunikasikan lagi dengan dokternya kenapa masih diberikan kotrimoksazole.

      Reply
  • Andri  24 February, 2018 at 7:15 pm

    Min saya pernah melakukan seks dengan psk akhir thn 2017, sampai skrng saya blm pernah tes hiv.. Saya mau tunggu sampai lebaran untuk cek guna menjaga takut kalo + saya malu dengan keluarga.. Kira kira kalo sampai telat 5 bulan gitu apakah saya sudah telat bgt

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:37 pm

      tidak apa apa, silakan lakukan tes segera

      Reply
  • Mei  1 March, 2018 at 5:38 pm

    Assalamu’alaikum wrwb..Saya bkn penderita HIV ,tapi adik saya terkena HIV positif 4bulan yg lalu.Setelah saya bawa ke RS tuk berobat dikarenakan kondisinya yg lemah dgn HB yg rendah 4 saat itu.Saya tdk menyangka adik Sy terkena HIV,kami sdh tdk mempunyai org tua ,jd sy yg mengurusi adik sy dr sjk ditinggal ortu,skrg adik sy tdk tau bhw dia HIV positif krn sy merahasiakanya.saya tau betul sifat dan mental adik sy,saya takut klo dia tau dia akan mengambil jln pintas,Saya memberi obat arv yg sy cari atas rekomendasi dokter,kondisinya skrg jauh membaik dan seperti sdh sehat tp tetap sy yg memberi obat tiap wkt tanpa dia tau itu obat HIV .Sy bingung hrs bgm …sebab obat itu hrs dikonsumsi terus…bgm klo terjadi sesuatu trhdp sy…bgm adik sy…tp sy msh tkt tuk memberi tau yg sebenarnya…apakah ada saran tuk sy…trmksh sebelumnya…tetap berjuang tuk saudara saudara ku ..hidup hrs terus kita perjuangkan

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:37 pm

      walaikumsalam wr wb, boleh tau berapa usia adeknya..??

      Reply
  • Rudi  2 April, 2018 at 7:38 am

    saya positive hiv nov 2017, awal terapi arv selama 4 hari saya seperti orang yg kena demam berat, badan panas, kepala pusing, lidah pahit, tapi setelah itu saya baik2 saja. tidak ada penyakit komplikasi yg saya alami. saat itu CD saya 199, lalu bulan Maret 2018 saya cek CD4 yg naik menjadi 339, apakah ini indikator bahwa terapi saya sudah berjalan dengan baik?

    saya berniat di bulan mei mau tes VL karrna saya ingin menikah, tentunya saya akan sampaikan ke calon istri saya, jika ia mau menerima saya.

    yg ingin saya tanyakan jika saya nanti menikah agar istri dan keturunan saya tidak tertular hiv apakah 1 1 nya cara dengan cuci sperma?

    karena saya pernah baca sharing dari odha seorang suami yg hasil vl nya tidak terdeteksi, untuk berhubungan tetap harus menggunakan kondom, namun boleh sesekali tidak menggunakan kondom saat istri memasuki masa subur agar resiko tertular menjadi sangat kecil.

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:35 pm

      Halo kawan,
      Saat ini sudah ada program kehamilan pada pasangan serodiskordan (beda status HIV),
      laki laki dengan HIV positif yang sudah menjalani ARV dan memiliki jumlah virus sangat rendah bahkan tidak terdeteksi boleh memulai program untuk pembuahan, ini akan diarahkan oleh dokter kandungan yang sudah terbiasa mengurus pasien diskordan. jadi tidak perlu cuci sperma sekarang lebih mudah, selama si suami tidak menularkan ke istri dan istri tetap negatif sampai melahirkan berarti anaknya juga akan negatif.

      Reply
  • Ian  12 April, 2018 at 7:05 pm

    Malam.. Sy baru tau kalau istri saya +hiv (CD4 380) 2hr lalu saat istri akan melakukan operasi endometriosis. Saya juga pada hari itu juga rapod test dan hasilnya saya Negatif. Sy Lega tetapi juga sangat shock karena erkawinan kami sudah 8th dan istri tidak pernah memakai narkoba & tidak merokok. Yg saya tanyakan apakah istri sy tertular sebelum menikah dgn saya atau tertular karena sering suntik vitamin C di klinik kecantikan? Dan baru ber efek setelah 10th ini karena sy negatif sampai sekarang saya masih sangat shock sedih sekali.

    Terimakasih

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:26 pm

      Halo ,
      Sebenernya tidak terlalu penting darimana dia terinfeksi virus itu, yang lebih penting adalah bagaimana mendampingi istri dalam kondisi seperti ini.
      kenapa suami tidak tertular, karena memang laki laki dengan relasi heteroseksual lebih sulit mendapatkan HIV jika dibandingkan dengan perempuan, ini berkaitan juga dengn anatomi organ seksual laki laki yang diluar, sedangkan organ seksual perempuan didalam dan menerima cairan, ini lebih berisiko.
      Sampai saat ini kita belum punya catatan kasus orang yang terinfeksi dari suntik vitamin C, meskipun HIV bisa menular melalui jarum suntik namun jarum yang dapat menularkan adalah jarum yang dipakai bersama sama seperti pada kasus pengguna narkoba suntikan.

      Reply
  • Iceberg  27 April, 2018 at 11:16 am

    Sedih ya, jujur belum ada satupun orang lain yg saya berani percayai untuk bilang kalau sy ini positiv. Sy selalu resah dan takut bertemu orang ketika saya harus datang untuk medical check up, bukan karena apa yang telah saya alami melainkan pandangan mata orang – orang yang saling memandang satu sama lain pada saat medical check up. Terlebih sy ini mudah dikenali orang karna mereka tau masa lalu saya yang begitu terbuka, periang, ceria di luar maupun di dunia socmed, bisa saja ada yg mengenali sy pada saat itu. sekarang sy berubah drastis menjadi orang yang melankolis dan cenderung tertutup. Tidak sedikit org bertanya “kmn sj km?” Dan bahkan mngkin beberapa dari mereka yg memandang sy curiga karna perubahan saya ini. Jujur sy ingin dipandang saya ini sehat dan baik baik saja. Tapi terkadang sy pun beban kalau hanya hati yg bicara sedang mulut tidak. Hanya keluarga yg selalu support sy sampai saat ini, terlebih kakak sy yg selalu ada buat saya setiap bulan dan hadir temani sy untuk medical check up.

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:21 pm

      halo kawan,
      Semangat terus yaa, tidak harus juga kita terbuka ke semua orang, keluarga saja sudah cukup, apalagi keluarga sangat support untuk kepulihan kamu, bagaimana kalau dimulai dengan berkumpul bersama kelompok dukungan sebaya pengidap HIV, bisa komunikasi melalui sosmed juga dengan mereka. apakag tertarik..??

      Reply
  • Arbi  12 June, 2018 at 4:45 pm

    Dampak buruk penggunaan obat dl jangka panjanh itu apa
    Sblm memulai arv sedini mungkin
    Makasih

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:19 pm

      ARV saat ini sudah sangat ramah dengan efek samping, berbeda dengan obat obatan ARV dimasa beberapa tahun lalu yang masih kental dengan efek samping. bahkan efek samping angka panjang yang dikhawatirkan bermasalah pada ginjal bagi pengguna tenofovir ternyata hampir tidak ditemukan masalah setelah beberapa tahun dikonsumsi. ini membuktikan ARV masih cukup aman dikonsumsi jangka panjang, tentu dengan pemantauan yang rutin.

      Reply
  • Yogi  17 June, 2018 at 4:05 am

    Hello, nama sya yogi. Syaa odha dengan cd4 190 awal sya tau kalau sya odha bulan mei 2018. Dengan dokter anjurkan sya meminum obat cotri dengan jangka waktu. Setelah 14 hari minum obat tersebut badan sya menjadi demam selama hampir seminggu dan trombosite sya menurun lalu muncul ruam dihari ke14 meminum obat tersebut. Mohon sarannya buat hilangin ruam yg gatal ini..

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:16 pm

      hallo Yogi, Ruam yang berkaitan dengan pengobatan ARV sebaiknya dikembalikan ke dokternya untuk mendapatkan penanganan yang tepat, dokter biasanya akan meresepkan obat untuk mengobati ruamnya, ini sangat wajar kok terjadi di awal awal pengobatan, semangat terus yaa

      Reply
  • Irwan  21 June, 2018 at 2:17 pm

    Saya didagnosa hiv+ 4 bln yg lalu dan sudah terapi arv rutin,setengah badan saya dr ujung kepala sampai ujung kaki,kesemutan,kebas,kaku sprti stroke ringan.buat jalan susah.ngomong kayak pelo. Klo saya ikut fisioterapi apakah bisa normal lagi?mohon pencerahanya

    Reply
  • angga  1 September, 2018 at 1:17 pm

    halo mohon bantu saya . saya sudh 2 mngu lebih minum arv tapi efek nya buat semngt hidup saya tidak ada . adakah no wa biar aq ada teman sharing2 . kadang aku ngk semanggat . mohon bantuan nya

    Reply
  • Rendy  19 September, 2018 at 10:57 pm

    Dear Gua bisa
    Gua 2 bulan lalu test ternyata hasilnya positif 🙁 ,,,setelah itu gua konsumsi ARV,, tapi kenapa gua jadi sering lupa !!! Gak konsentrasi !!! Apakah efek samping itu akan selamanya, selama gua konsumsi ARV ?? 🙁

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:14 pm

      Seiring berjalanya waktu biasanya akan pulih dan normal kembali, dibantu dengan olahraga ringan dan kumpul kawan kawan.

      Reply
  • Romeo  24 September, 2018 at 10:34 am

    Mau tanya…sm wanita. Sy prnh melakukan tindk beresiko 2x dng pacar sy yg terkena hiv+ dlu sblm suami sy…dng sekitar 2016 bln maret trs sy prnh cek 2016 bln juni hasil ny negatif… dn skrg sy pny ank dan suami….dan skrg sy lagi menyusui…yg jd prtanyaan sy apakah… sy tertular? Gmn cara mengetahuin signifikan ciri hiv+ itu. Jujur sy takut sm suami dan anak sy yg skrg..sy takut mereka tertular…tapi saya sampain saat ini…g merasakan apa”..tolong dibantu ya

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:13 pm

      Hasil tes HIV negatif pada 3 bulan atau lebih setelah kegiatan seksual berisiko terakhir dianggap valid.

      Reply
  • Sanjaya  10 October, 2018 at 7:45 pm

    Hallo semua, saya umur 24 dan divonis hiv+ .waktu itu saya juga didiagnosa kena tbc makanya harus terapi tbc slama 6+3 bulan. Karena saya terkna tbc maka saya dikasi obat arv kombinasi efavirenz, lamifudine dan tenofovir. Selama 3 bulanan saya stelah mengonsumsi itu memang merasa mual pusing dan lemes, smpet mau brhnti minum tp ttp di bujuk sama keluarga. Hingga sampai sekarang hampir 1 tahun dan selama itu saya tdk mengalami keluhan yg berarti, dan saya sangat mensyukuri itu. Jadi teman sebaya yg memiliki kasus spt saya jgn pernah brhnti minum arv dan wajib tepat waktu . Kini cd4 saya perlahan sudah meningkat. Selalu ceritakan keluhan kalian pd org terpercaya yaitu keluarga. Saya selalu brdoa smoga dlam saya menjalani terapi ini seumur hidup, saya selalu diberikan kebugaran. Terima kasih

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:12 pm

      halo kawan,
      wah hebat banget kisah perjuangannya mengahadapi koinfeksi TB-HIV,
      ini akan bermanfaat dan menambah kawan kawan lain yang sedang berjuang survive.

      terimakasih yaa, semangat terus

      Reply
  • Heru  21 January, 2019 at 7:49 am

    Utk puskesmas di Kota Kupang, dimana ya bs mendapatkan obat arv yg aman dan nyaman?

    Reply
    • guebisa 19  12 June, 2019 at 3:09 pm

      Puskesmas Oesapa kecamatan kelapa lima.

      Reply
  • Arfan  27 January, 2019 at 4:39 pm

    Saya telah menjadi odha sejak Desember 2017 divonis oleh dokter tapi tak membuat saya berkecil hati, saya dari makassar, jika ada kontak yang bisa yang hubungi sesama odha saya berharap bisa share dan berbagi, mari lawan bersama, Bahagia sama sama. ini kontak WA saya 085299471900

    Reply
    • guebisa 19  27 May, 2019 at 4:40 pm

      Hallo Arfan,
      Silakan Chat ke nomor ini (081296759913) nanti admin kami yang akan membalas.

      Terimakasih

      Reply
  • agustina sihombing  25 July, 2019 at 8:11 am

    Suamiku positif HIV 10 desember 2018..
    Dan sudah hampir 8 bulan menjalani ARVmasalahnya kok suamiku makin lama makin kurus dan gatal2 di badannya ga pernah berhenti2…
    Tolong bantuannya dokter dan ahli medis

    Reply
    • guebisa 19  29 July, 2019 at 10:46 am

      Halo Bu,

      Berkaitan dengan permasalahan fisik atau klinis sebaiknya dilihat langsung oleh dokter yang memberikan ARV, jadi kami sarankan untuk berkonsultais langsung bertemu dokternya, kondisi fisik yang melemah tidak cukup hanya mengambil obat saja setiap bulannya, jadi harus dibicarakan dengan dokter.

      Salam

      Reply

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.