Pagi ini gue miris banget denger berita kalau di salah satu bagian di Indonesia ada yang sampe membuat pengungsian khusus ODHA di pedalaman.Daerah itu semacam diisolasi. Orang-orangnya sampe dianggep sebagai orang terkutuk. Sedih banget baca berita itu.

ODHA, oke lah kita semua tahu cara penularannya mungkin dianggep hina. Lewat drugs, and sex. Tapi hey, gak sedikit yang kena HIV itu korban. Mungkin dari suami yang jajan sana-sini. Dari transfusi darah yang gak sesuai prosedur. Dari kecelakaan kerja saat menangani pasien. Banyak kemungkinan! Bahkan jika lewat drugs atau sex pun, itu adalah masa lalu. Tiap orang bisa punya masalah dan mungkin terjatuh.

Tapi gak berarti ketika orang gagal, jatuh dan sakit lantas gak berhak bahagia atau punya prestasi. ODHA, oke mungkin imunnya lemah, tapi sekarang udah ada banyak cara buat jaga imun tetep baik. Banyak cara memperbaiki diri, hidup sehat bisa dimulai. Imunnya emang lemah, tapi otak buat mikir, mata buat melihat, tangan buat berkarya, telinga untuk mendengar, kaki untuk melangkah, dan hati untuk mengerti – semua masih bisa bergerak. Teman tuli, tuna daksa, dan sahabat lain yang dianggap difabel tetap bisa punya karya. Survivor kanker tetap bisa menyampaikan pendapatnya. Lalu kenapa ODHA harus dijauhi?

Hindari dan kurangi kegiatan beresiko yang menularkan. Cukup itu. Ibarat orang flu ya udah pake masker dan jangan minum es sembarangan. Pointnya tuh, orang walau udah berstatus HIV, tetep bisa sehat.

Siapapun loe yang baca ini, kalau loe ODHA, jangan pernah berhenti berharap. Jangan berhenti buat bermimpi, terus melangkah menuju pribadi lebih baik. Ayo buat prestasi! Orang boleh tahu kita ODHA tapi orang juga perlu tahu kita punya nilai dan bisa bermanfaat untuk orang sekitar kita. Selama nafas ini masih diamanahkan untuk hidup dalam jasad ini maka kita masih punya peran.

Buat loe yang punya temen ODHA, ya loe yang OHIDA, alias orang yang hidup dengan ODHA, bantu temen loe. Jangan kucilin mereka tapi bantu mereka buat bangkit. Jangan justru disembunyikan. Please gue minta tolong buat sama-sama ayo kita ubah dunia dimulai dengan mengubah sudut pandang. Mengapresiasi karya dan prestasinya. Bukan hanya sibuk mencela dan kritik tanpa makna, apalagi menghujat bahkan mengucilkan. Gak ada orang yang sempurna. Segala ketidaksempurnaan kita itu berguna untuk saling melengkapi, bukan saling menghancurkan.

Sekarang juga edukasi dengan baik lingkungan kita, dari hal sekecil apapun yang kita bisa. Selalu buat prestasi dan jangan pernah puas.

 

Gue yakin gue bisa. Loe bisa. Kita bisa.

words from Fiko

You may also like

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.