Dulu Gue kira ARV itu kayak obat Tuberkulosis (TB) yang cuma diminum 6 bulanan dan setelah bisa itu sembuh total. Apa Loe pernah berpikir kayak gitu juga?

Ternyata itu keliru loh guyz!

gambar ilustrasi botol obatMemang cara minum ARV tidak jauh berbeda dengan obat TB yang harus diminum di jam yang sama setiap harinya. Tapi ternyata ARV adalah obat yang harus diminum setiap hari seumur hidup dari sejak kita memulai terapi.

 

 

Memang kerja virus HIV itu seperti apa sih?

gambar ilustrasi virus HIVYang Gue pelajari, virus HIV itu melumpuhkan sistem kekebalan tubuh kita. Kalau sistem kekebalan tubuh kita dirusak sama virus HIV, terus yang akan melawan bakteri, jamur, dan sumber penyakit lain di dalam tubuh kita siapa dong?

Nah, virus HIV itu kerjanya seperti nge-bajak sel CD4 di dalam tubuh kita yang menjadikan sel CD4 kita jadi pabrik untuk virus berkembang biak. Semakin banyak sel CD4 kita yang dibajak, sel CD4 kita semakin berkurang yang membuat tubuh kita jadi susah buat melawan infeksi yang masuk. Selain itu, di dalam tubuh kita juga sudah ada banyak bakteri baik, kalau jumlah CD4 kita terlalu sedikit, bisa saja bakteri-bakteri itu menjadi ganas.

Bagaimana ARV bekerja dalam tubuh?

Loe gak mau kan kalau HIV di tubuh Loe bisa membajak sel CD4 yang sehat? Nah fungsi ARV adalah menghambat HIV berkembang biak di dalam sel CD4. Kalau HIV tidak mampu berkembang biak, jumlah virus HIV yang bisa membajak sel CD4 akan semakin sedikit sehingg sel CD4 Loe tumbuh lagi ke jumlah yang seharusnya.

Setau Gue, obat ARV di dalam tubuh bekerja dalam rentang waktu 12 hingga 24 jam. Jadi, kalau Loe telat minum ARV, ada rentang dimana kerja ARV di dalam tubuh jadi tidak optimal dan ngasih kesempatan buat virus HIV membajak sel CD4 Loe. Ketika virus HIV berhasil membajak sel CD4, virusnya bisa kebal atau resisten terhadap obat ARV yang Loe minum.

Virus HIV memperbanyak diri dalam sel CD4 dengan menggunakan 3 enzim, yaitu:

  • Reverse Transcriptase
  • Integrase
  • Protease

Tugas ARV adalah menghambat perkembangan virus HIV dengan cara menghambat enzim-enzim tersebut.

Apa itu resisten?

Resisten adalah keadaan saat virus HIV di tubuh Loe jadi kebal sama obat yang Loe minum. Biasanya virus HIV yang resisten disebabkan karena Loe sering lupa minum obat atau menyepelekan ketepatan waktu, dosis, dan cara minum obat yang benar.

Kalau sampai ini terjadi, terapi ARV yang dijalani gak akan efektif lagi, dan harus mulai dari awal dengan jenis obat ARV yang lain. Capek kan harus penyesuaian lagi?

So, tepat waktu dan tepat dosis minum ARV buat Loe dan Gue di jam yang sama setiap harinya adalah WAJIB! biar tidak ngasih kesempatan untuk virus HIV di dalam untuk jadi kebal.

Buat Gue sekarang, konsumsi ARV itu ibarat makan nasi setiap hari. Kalau Gue makan nasi setiap hari karena laper, nah Gue minum ARV setiap harinya karena Gue pengen sehat.

Kalau buat orang lain mungkin pola makan bergizi itu adalah 4 sehat dan 5 sempurna, tapi buat Gue dengan mengonsumsi ARV setiap harinya, pola makan bergizi itu harus:

4 sehat, 5 sempurna, dan 6 (ARV) istimewa!

Referensi:

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Buku Saku, Pengobatan HIV untuk ODHA dan Komunitas. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan.
Jaringan Indonesia Positif. Buku Saku: Pengobatan ARV Bagi Petugas Lapangan Komunitas. Edisi Pertama. Jakarta. 2020

Baca juga:
Apa itu ARV
Apa Saja Jenis-jenis ARV
Bagaimana cara ARV Bekerja
Mengapa ARV yang Gue Punya Beda dengan yang Loe Punya?
Apa saja Efek Samping ARV dan cara Gue Mengatasinya
Pemeriksaan apa saja yang Gue Lakukan sebelum Terapi ARV
Cara Gue Mengakses ARV
Cara Gue Memulai Terapi ARV
Cara Gue Menjalani Terapi ARV
5 Alasan Gue Memulai ARV
Apa itu Resisten Obat ARV, dan Kenapa?
ARV dan CD4
Plus dan Minus Menunda Terapi ARV
Tepat Waktu Minum Obat ARV? Gampang!
5 Mitos yang KELIRU Tentang ARV

You may also like

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.