Cara Gue daftar BPJS

Sebagai orang yang hidup dengan HIV, Gue (dan Loe juga) tentunya harus sadar bahwa tubuh Gue sangat rentan untuk terserang penyakit. So, buat Gue punya jaminan kesehatan itu penting banget, karena kalau suatu saat Gue perlu layanan medis jadi gak harus pusing mikirin biaya berobat yang sekarang makin mahal.

logo BPJS Kesehatan

Ada banyak pilihan jaminan kesehatan atau asuransi yang bisa Loe pilih. Tapi kalau mau yang relatif terjangkau, mungkin Loe sudah pernah dengar BPJS atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Nah, BPJS ini adalah upaya pemerintah untuk memfasilitasi jaminan kesehatan untuk masyarakat luas, dan semua warga negara Indonesia berhak untuk punya termasuk Gue dan Loe. Buat kita-kita ODHIV, BPJS ini diantaranya bisa untuk mendapat pelayanan-pelayanan kesehatan seperti:

  1. Pemeriksaan Laboratorium untuk pra ARV (cek darah, cek fungsi hati, cek fungsi ginjal, dll)
  2. Test CD4
  3. Pengobatan Infeksi Oportunistik (rawat jalan & rawat inap)
  4. Rontgen untuk pemeriksaan Tuberkulosis.

Pengalaman Gue saat daftar BPJS ternyata gampang banget koq, dan gak perlu waktu lama.

Pertama, Gue mengisi Formulir Daftar Isian Peserta (DIP) dulu. DIP bisa diminta langsung di kantor BPJS atau bisa juga di-download sendiri melalui web www.bpjs-kesehatan.go.id (disesuaikan dengan jenis pekerjaan, apakah pekerja mandiri atau penerima upah). Lalu, siapkan beberapa dokumen yang wajib dibawa saat pendaftaran, yaitu:

  1. Fotokopi KTP seluruh anggota keluarga lengkap; diutamakan yang sudah eKTP, diutamakan itu maksudnya kalau Loe sudah punya eKTP ya, kalo belum, bisa dibawa aja KTP yang biasa yang masih berlaku.
  2. Pasfoto 3×4 berwarna 1 lembar, warna latar belakang bebas. (buat jaga-jaga, bawa 2-3 lembar, barangkali diminta tambahan).
  3. Fotokopi Kartu Keluarga 1 lembar, baiknya dibawa yang aslinya juga, biasanya petugas suka minta diperlihatkan yang asli (cuma diliat doang koq, gak ditinggal).
  4. Buku tabungan salah satu anggota keluarga yang mau jadi peserta, soalnya buat yang sekarang ini wajib punya salah satu rekening bank yang udah kerja sama dengan BPJS (BRI/MANDIRI/BNI).

Harus diperhatiin juga ya guys untuk pemilihan kelas rawatnya, jangan sampe pilih kelas yang buat Loe berat bayar iurannya tiap bulan. Ada 3 pilihan kelas rawat (per Februari 2022):

  • Kelas I: Rp 150.000 per orang
  • Kelas II: Rp 100.000 per orang
  • Kelas III: Rp 35.000 per orang

Untuk mendaftar jadi peserta BPJS-Kesehatan ada dua cara:

  • Daftar secara OFFLINE

Loe bisa langsung daftar melalui kantor cabang BPJS-Kesehatan terdekat, dan jangan lupa bawa persyaratan yang Gue sebut tadi di atas. Biasanya cara ini agak sedikit lama, Loe harus ambil antrian dan tunggu dipanggil dulu. So, harus datang pagi kalau mau dapat antrian awal.

Kalau dapat giliran dipanggil untuk ketemu petugas untuk input data, tungguin sampai selesai dan Loe akan diberi virtual account buat nanti bayar iuran setiap bulannya. Selanjutnya Loe tinggal bayar ke Bank yang sudah kerja sama dengan BPJS tadi, atau bisa juga bayar lewat ATM.

Terus, bukti bayar atau transfer tadi dibawa lagi ke kantor BPJS untuk ditukar sama kartu BPJS. Selesai!!

Loe tinggal nunggu 14 hari setelah pembayaran, dan kartu BPJS Loe sudah bisa dipakai.

  • Daftar secara ONLINE

Buat Loe yang gak mau repot ngantri di kantor BPJS, kita juga bisa daftar secara online melalui website yang Gue sebut tadi (cek lagi deh ke atas). Loe tinggal buka website BPJS, siapkan Kartu Keluarga, Buku rekening Bank, dan Pasfoto (format JPEG), dan akun e-mail. Segala sesuatunya nanti bakal dikirim lewat e-mail yang Loe cantumin tadi saat registrasi online.

 

Loe bisa klik Pendaftaran Online, terus ikuti step-step-nya.

Nah kalau udah selesai, virtual account Loe bakal dikirim lewat e-mail, yang nanti bisa dipakai buat pembayaran iuran (sama dengan cara offline ya guys).

Warning..!! klo Loe udah berhasil daftar online dan dapat virtual account, Loe Cuma punya waktu 24 jam untuk bayar iurannya melalui kantor Pos, Bank atau ATM terdekat.

Setelah Loe bayar, admin web akan otomatis kirim Kartu BPJS Loe lewat e-mail, yang bisa Loe print sendiri kartunya. Done!

Gampang kan? So, buruan segera daftar ya guys! Jangan nunggu sampai sakit dulu, gak ada ruginya koq. Kita memang gak pengen sakit, tapi kalau suatu saat perlu kan Loe gak ribet lagi ngurus sana sini.

Gue BISA, Loe juga BISA!

Baca juga:

Pola Hidup yang Sehat untuk ODHIV
Vitamin dan Diet untuk ODHIV
Mitos dan Fakta tentang ODHIV dan Pengobatan
Apa itu Infeksi Oportunistik?
Apa itu Pencegahan Positif?
ODHIV dan Asuransi
Apa itu PrEP dan Manfaatnya buat Gue?
ARV pada saat Berpuasa
Hidup sebagai ODHIV dan Tetap Berkarir? Bisa koq!
5 Cara Gue Menghadapi Diskriminasi ODHIV
Tuberkulosis (TB) Pada ODHIV
Pilih Obat Herbal atau ARV ya?
Olahraga yang Tepat buat ODHIV
‘Buka status’ HIV di tempat kerja, perlu kah?

You may also like

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.